Tentang Kami
Bacan bukan sekadar pulau penghasil cengkih. Di balik nama itu ada bekas Kesultanan Bacan yang pernah menguasai jalur rempah, jejak benteng peninggalan Portugis dan Belanda, serta desa-desa yang masih menenun dan mengolah sagu dengan cara turun-temurun. Kami menulis soal tempat-tempat ini apa adanya, dari catatan perjalanan, wawancara warga, dan dokumen publik yang bisa dilacak.
Portal ini kami bangun untuk siapa pun yang penasaran pada Bacan tapi tidak menemukan informasi dalam Bahasa Indonesia yang cukup. Isinya soal wisata bahari di pulau-pulau kecil sekitarnya, kuliner seperti ikan asap dan sagu, juga budaya Kesultanan Bacan yang masih hidup hingga kini. Kami bukan agen perjalanan, tidak menjual paket, dan tidak dibayar untuk menulis tempat tertentu.
Sumber Data & Rujukan
- Wikidata, OpenStreetMap, Wikipedia
- Pemkab Halmahera Selatan
- Pemprov Maluku Utara
- BPS Maluku Utara